Peninjauan Kurikulum Prodi Pendidikan Matematika Libatkan 48 Stakeholder untuk Penguatan Profil Lulusan

Metro, 27 Januari 2026 - Program Studi Pendidikan Matematika FKIP menyelenggarakan kegiatan Peninjauan Kurikulum yang melibatkan 48 peserta yang terdiri atas stakeholder, alumni FKIP, tim fakultas, dosen, serta mahasiswa pada Tanggal 27 Januari 2025 di Aula Gedung AR Fachrudin Universitas Muhammadiyah Metro. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan teknologi, serta tantangan pembelajaran abad ke-21.
Diskusi berlangsung secara dinamis dan terbuka. Salah satu isu yang banyak mendapat perhatian adalah pemanfaatan software pendidikan dalam pembelajaran matematika. Para peserta menilai bahwa penggunaan software sangat membantu dalam memvisualisasikan konsep-konsep abstrak matematika sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif dan kontekstual. Namun demikian, teknik penggunaannya masih dirasakan cukup menantang, terutama dalam hal menciptakan atau mengembangkan media berbasis teknologi secara mandiri. Hal ini menjadi catatan penting agar kurikulum ke depan mampu memberikan penguatan keterampilan digital yang lebih aplikatif.
Pembahasan juga mengerucut pada penegasan profil lulusan, khususnya sebagai peneliti dan edupreneur. Untuk profil peneliti, muncul pandangan bahwa perlu ada wadah yang lebih jelas dan terstruktur dalam mendukung mahasiswa mengembangkan kapasitas risetnya. Penguatan roadmap penelitian serta integrasi kegiatan riset dalam perkuliahan dinilai menjadi langkah yang perlu dipertimbangkan. Sementara itu, pada profil edupreneur, peserta menyoroti pentingnya mata kuliah kewirausahaan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman praktik dalam mengelola usaha pendidikan, mengkomersialkan produk pembelajaran, serta mendorong partisipasi mahasiswa dalam program seperti PKM Kewirausahaan. Alumni juga menyampaikan bahwa jejaring kewirausahaan masih sangat dibutuhkan untuk membantu lulusan mengembangkan usaha di bidang pendidikan.
Dalam sesi tanggapan stakeholder, disampaikan bahwa pada tahun 2026 direncanakan adanya mahasiswa magang dari Pendidikan Matematika di SMA Muhammadiyah 2 sebagai bentuk penguatan kemitraan dan implementasi kurikulum berbasis kebutuhan lapangan. Selain itu, muncul fenomena mahasiswa yang mampu menjawab tugas dari hasil browsing, namun belum sepenuhnya memahami konsep secara mendalam. Kondisi ini menguatkan pentingnya literasi digital dan penggunaan kecerdasan buatan (AI) secara bijaksana dalam proses pembelajaran. Kesiapan mahasiswa untuk mengajar juga menjadi perhatian, baik dari sisi penguasaan materi maupun kompetensi pedagogik.
Alumni turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan PPL yang dinilai semakin baik dan lebih terstruktur. Secara umum, kurikulum yang berjalan saat ini juga dinilai sudah cukup baik, terutama dalam aspek pedagogiknya. Kerja sama melalui MoA yang telah terjalin dinilai mendukung implementasi kurikulum dan penguatan kompetensi mahasiswa. Meski demikian, alumni tetap menekankan pentingnya penguatan media pembelajaran, khususnya dalam penggunaan alat peraga yang aplikatif di sekolah.

Kaprodi Pendidikan Matematika dalam sambutannya menegaskan bahwa peninjauan kurikulum ini bukan sekadar evaluasi administratif, melainkan upaya bersama untuk memastikan bahwa lulusan benar-benar siap menjadi pendidik profesional, peneliti yang produktif, serta edupreneur yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa seluruh masukan yang diberikan akan menjadi dasar dalam penyempurnaan kurikulum agar lebih responsif, kontekstual, dan berorientasi pada mutu lulusan.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Matematika menunjukkan komitmennya untuk terus berbenah dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan kurikulum yang relevan, inovatif, dan berdampak nyata bagi dunia pendidikan.
